Breaking News

Advertisement

“STUDENT VISIT TK AL-AZHAR 22“



“STUDENT VISIT TK AL-AZHAR 22“

Gambaran Umum Program UKGS  TK AL-Azhar 22
TK AL-Azhar 22 terletak di Jl. Wr. Supratman no.31-31, Semarang Barat, Kota Semarang. TK ini memiliki 30 kelas yang terdiri dari kelas 1 sampai kelas 6 dengan jumlah siswa  siswa yang dikepalai oleh Susi Sutejo, S.Psi. Sekolah ini memiliki program UKS dan UKGS, program UKGS ini sudah tergabung dengan TK Al-Azhar dan telah terjadi penggantian perawat gigi sebanyak 3 kali dan sekarang dikelola oleh Siti Dorojatur. Amd, KG.
Seiring berjalannya waktu, karena pihak sekolah dan siswa merasa program ini penting maka mereka mengajukan permintaan untuk menambah perawat gigi yang bertugas sehingga sekarang masing-masing TK Al-Azhar sudah memiliki program UKGS. Ibu Anisa Maulida tidak hanya bertugas sebagai tenaga UKGS tetapi dia juga melaksanakan program UKS sederhana apabila petugas UKS tidak berada di tempat. Ilmu UKS sederhana didapat oleh ibu anissa maulidy sewaktu menempuh pendidikan di Poltekkes Semarang.
Program - Program UKGS TK AL-Azhar 22

TK AL-Azhar 22 memiliki program UKGS sebagai berikut:
a.      Promotif
Upaya promotif adalah suatu rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan – kegiatan yang bersifat promosi kesehatan. Upaya promosi yang dilakukan TK AL-Azhar 22 berupa skrining kesehatan gigi, penyuluhan kesehatan gigi yang dilakukan 2- 3 kali per semester oleh perawat gigi UKGS maupun tenaga kesehatan dari puskesmas wilayah kerja TK AL-Azhar 22 serta sikat gigi massal yang dilakukan 1 kali per semester oleh perawat gigi UKGS, karena keterbatasan tenaga maka kegiatan sikat gigi massal dilakukan per kelas dalam waktu yang berbeda.

b.      Preventif
Upaya preventif adalah kegiatan yang bertujuan untuk pencegahan penyakit. Upaya preventif yang dilakukan adalah scalling dan pengolesan fluor. Untuk tindakan scalling dilaksanakan berdasarkan kebutuhan siswa, dimana ketika siswa merasa tidak nyaman terhadap kondisi gigi dan mulutnya mereka langsung datang tanpa diminta ke ruang UKGS untuk memeriksakan kondisi giginya. Sedangkan untuk tindakan pengolesan fluor dilakukan setiap 6 bulan sekali.
c.       Kuratif Sederhana
Upaya kuratif adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengobati suatu penyakit. Upaya kuratif yang dilakukan berupa penambalan gigi 1 bidang dan pencabutan gigi decidui persistensi.
3. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang ada di UKGS terdiri dari 1 unit dental chair, scaller elektrik, sterilisator, alat penambalan, tang pencabutan, alat oral diagnostik, bahan penambalan, pencabutan, fluor, kassa, kapas, masker, hand schoen, dll. Semua sarana dan prasarana promotif, preventif dan kuratif sederhana lengkap .
4. Manajemen atau Pengolahan UKGS
Program UKGS ini dikelola oleh seorang dosen Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Semarang. Program ini diawali dengan pengajuan proposal kerja sama tentang UKGS inovatif antara Pihak kampus dengan pihak TK AL-Azhar 22. Setelah pengajuan kerjasama, pihak kepala sekolah merasa program ini sangat diperlukan, maka dilanjutkan dengan presentasi program lebih lengkap dari pihak kampus. Kemudian setelah presentasi, kepala sekolah memutuskan untuk membuat MOU dengan pihak kampus.
Program UKGS dilakukan 4 sampai 5 kali dalam satu minggu. Selama 3 tahun ini program UKGS sudah dibiayai oleh dana boss sehingga tidak ada pemungutan biaya apapun dari orang tua. Selain itu TK AL-Azhar 22 dikunjungi oleh puskesmas setiap bulannya dengan tujuan screening dan melaksanakan program yang berkaitan dengan puskesmas.
5. Evaluasi dan Monitoring Laporan UKGS
Perawat gigi setiap harinya bertugas untuk membuat laporan UKGS, kemudian laporan harian ini di rekap kedalam laporan bulanan yang nantinya akan diserahkan ke pihak sekolah dan kampus. Laporan yang diserahkan ke pihak sekolah bertujuan untuk dilaporkan ke pihak dana bos yang membiayai program ini.
6. Keunggulan Program UKGS
Keunggulan dari program ukgs yang sudah dilaksanakan adalah angka karies sudah turun dan rata-rata karies masing-masing murid sudah membaik yakni sebesar 0,9. Tingkat kesadaran dari masing-masing siswa terhadap kesehatan gigi dan mulut mereka sudah sangat tinggi hal ini di tandai dengan kemauan dan keberanian siswa untuk datang sendiri ke ruang ukgs. Selain itu, kegiatan ukgs ini membawa dampak positif bagi guru-gurunya yakni meningkanya pengetahuan guru tentang kesehatan gigi dan mulut. TK AL-Azhar 22 di nobatkan sebagai TK percontohan se-Jawa Tengah.
7     Hambatan Program UKGS
Hambatan dalam program UKGS ini tentang perizinan dari wali kelas yang harus menyesuaikan dengan jadwal pembelajaran, keterbatasan tenaga perawat gigi yang mengelolah program UKGS.

HASIL PEMOTREATAN DI LAPANGAN 










Read more ...

7 Cara Jogging yang Benar Untuk Pemula dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh




Cara Jogging yang Benar – Jogging merupakan aktivitas lari kecil yang umumnya memiliki tujuan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Selain itu jogging juga aktivitas fisik yang paling murah dan paling praktis sebagai pilihan olahraga.

Manfaat Cara Jogging yang Benar Bagi Kesehatan Tubuh

Sebelum kita beraksi, alangkah baiknya jika kita mengerti manfaatnya terlebih dahulu. Agar motivasi semangat kita semakin meningkat. Inilah beberapa manfaat dari jogging.

1. Memperbaiki Kualitas Tidur

Dari studi yang dilakukan mengenai para penderita insomnia, mereka diminta untuk lari atau jogging secara rutin, hasilnya mampu mempercepat waktu tidur mereka. Dan tidurnya pun lebih nyenyak dibandingkan mereka yang tidak melakukan jogging.

2. Untuk Kesehatan Jantung

Hasil studi menemukan bahwa jika kamu berlari setidaknya 16 km dalam seminggu, akan mengurangi resiko gangguan tekanan darah. Selain itu membuat kolesterol tidak terendap terlalu lama dalam pembuluh darah. Hal tersebut baik untuk kebugaran jantung kamu.

3. Membakar Kalori dalam Tubuh

Jogging adalah tujuan utama bagi kebanyakan orang, yaitu ingin membakar kalori dalam tubuhnya. Dengan jogging kamu bisa menurunkan berat badan, karena ketika melakukan jogging, kalori dalam tubuh di bakar hingga dua kali lipat di bandingkan hanya dengan berjalan kaki.

4. Memperkuat Tulang Kaki

Aktivitas jogging bisa membakar lemak dan meningkatkan metabolisme sel-sel otot dan kamu. Gerakan yang aktif pada kaki akan membuat sel-sel tulang lebih cepat. Hal itu baik untuk mengganti sel-sel tulang yang rusak dan menggantinya dengan sel-sel baru.

Sehingga tulang kita lebih padat dan kuat. Untuk kamu yang mempunyai mobilitas yang tinggi saat bekerja tentunya akan membutuhkan kaki yang kuat. Sebaiknya, kamu menyiapkan rutinitas jogging dalam daftar kegiantanmu sehari-hari.

5. Mengatasi Sesak Nafas

Di dalam penelitian yang ditujukan kepada penderita asma, mereka dilatih untuk rutin melakukan jogging selam tiga bulan, hasilnya mereka merasa asmanya menjadi jarang kambuh.
Selain itu penelitian menyebutkan bahwa dengan melakukan jogging akan membantu bernafas lebih lega.

6. Meningkatkan Nafsu Makan

Bagi kamu yang memiliki kesulitan nafsu makan, bisa menjadikan jogging sebagai salah satu solusinya. Karena metabolisme tubuh semakin meningkat ketika kamu sedang jogging. Hal itu akan membantu kita untuk mudah lapar, perlahan tapi pasti nafsu makan kamu juga turut meningkat.

7. Meningkatkan Konsentrasi

Sama halnya dengan meditasi, jogging juga bisa meningkatkan kemampuan otak, sehingga membuat pikiran kamu lebih mudah berkonsentrasi. Banyak atlet yang berkata demikian.
Nah, untuk kamu yang kesulitan untuk berkonsentrasi, jangan lupa masukkan jogging ke dalam daftar agenda harian.

8. Melancarkan Siklus Menstruasi

Khusus untuk kamu yang wanita, mungkin kamu pernah mengalami masalah siklus menstruasi yang tidak tetap. Hal tersebut cukup mengganggu jika datang bulan datang tiba-tiba tanpa memiliki pola yang jelas.
Dengan jogging yang rutin, akan membuat siklus menstruasi kamu lebih baik. Jadi mulailah membiasakan berlari santai di pagi hari untuk mengatasi masalah menstruasi kamu.

Read more ...

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL BENAHI KEBIJAKAN PEMBIAYAAN CUCI DARAH DI INDONESIA


Jaminan Kesehatan Nasional, BenahiKebijakan Pembiayaan Cuci Darah di Indonesia

Jumat, 30 November 2018 04:54








Artikel ini telah tayang di 
Wartakotalive dengan judul Jaminan Kesehatan Nasional, Benahi Kebijakan Pembiayaan Cuci Darah di Indonesia, http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/30/jaminan-kesehatan-nasional-benahi-kebijakan-pembiayaan-cuci-darah-di-indonesia.
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
WARTA KOTA, PALMERAH--- Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia, dr Aida Lydia, PhD Sp PD-KGH, mengapresiasi, berjalannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun, menurutnya masih banyak yang perlu dibenahi.
"Khususnya kemudahan bagi pasien dialisis mendapatkan layanan yang berkualitas baik melalui hemodialisis (HD) maupun CAPD (continous ambulatory peritoneal dialysis) sebagai salah satu alternatif terapi pengganti ginjal yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien GGK dan sekaligus menjadi solusi pengendalian biaya kesehatan negara," kata dr Aida baru-baru ini.
Aida mengatakan, saat ini hanya ada satu penyedia CAPD di Indonesia. Ditambah dengan belum siapnya sistem distribusi dan rendahnya edukasi baik kepada pasien dan dokter menyebabkan pertumbuhan jumlah pasien CAPD dari tahun ke tahun sangat lambat.
Menyadari hal itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, dr Tri Hesty Widyastoeti Sp.M MPH, mengatakan, saat ini pihaknya tengah menjalankan sebuah uji coba peningkatan cakupan pelayanan CAPD di Jawa Barat, yang hasilnya diharapkan keluar pada akhir tahun 2018 dan dapat menjadi sebuah rujukan untuk kebijakan nasional.
Studi dari Komite Penilaian Teknologi Kesehatan (KPTK) Kemenkes RI dan PKEKK FKM UI juga menguatkan fakta bahwa CAPD lebih efektif dari segi biaya dibanding HD.
"Fakta bahwa CAPD lebih cost efficient dibandingkan HD, dan juga meningkatkan kualitas hidup pasien, pada kenyataannya jumlah pasien CAPD hanya 3 persen dari total pasien CAPD, dan 95 persennya menjalani HD. Di mana letak permasalahannya?" kata Prof Budi Hidayat SKM MPPM PhD, Ketua KPEKK FKM UI. 


Artikel ini telah tayang di 
Wartakotalive dengan judul Jaminan Kesehatan Nasional, Benahi Kebijakan Pembiayaan Cuci Darah di Indonesia, http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/30/jaminan-kesehatan-nasional-benahi-kebijakan-pembiayaan-cuci-darah-di-indonesia.
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/30/jaminan-kesehatan-nasional-benahi-kebijakan-pembiayaan-cuci-darah-di-indonesia


Read more ...

SATUAN ACARA PENYULUHAN


SATUAN ACARA PENYULUHAN


1.      Pokok bahasan               : Cara Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut
2.      Sub pokok bahasan        : Gigi Palsu
3.      Sasaran                           : Individu (Lansia)
4.      Tempat                           : Klinik
5.      Waktu                            : 12 menit
6.      Tujuan                            :
a.       Tujuan instruksional umum
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat mengetahui bagaimana cara memelihara gigi palsu.
b.      Tujuan instruksional khusus
1)      Setelah mendapatkan penyuluhan tentang gigi palsu di harapkan sasaran dapat menyebutkan pengertian gigi palsu dengan benar tanpa bantuan penyuluh selama 1 menit.
2)      Setelah mendapatkan penyuluhan tentang gigi palsu di harapkan sasaran dapat menyebutkan macam-macam gigi palsu dengan benar tanpa bantuan penyuluh selama 1 menit.
3)         Setelah mendapatkan penyuluhan tentang gigi palsu di harapkan sasaran dapat menyebutkan cara pemeliharaan gigi palsu dengan benar tanpa bantuan penyuluh selama 1 menit.
4)         Setelah mendapatkan penyuluhan tentang gigi palsu di harapkan sasaran dapat menyebutkan efek samping penggunaan gigi palsu dengan benar tanpa bantuan penyuluh selama 1 menit.
7.      Metode               : Ceramah dan tanya jawab
8.      Media                 : gambar tentang gigi palsu
9.      Materi                 :
a.       Pengertian gigi palsu
b.      Macam-macam gigi palsu
c.       Efek samping penggunaan gigi palsu
d.      Cara pemeliharaan gigi palsu

10.  Sumber                             :
            1)    Ramadhan, Ardyan Gilang. 2010. Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut . Jakarta: Bukune

11.  Skenario Penyuluhan
No.
Kegiatan Penyuluh
Media
Waktu
Kegiatan Sasaran
1.
Pembukaan
a.   Perkenalan
b.   Menjelaskan tujuan
c.   Apersepsi
-
1 menit

Mendengarkan

2.
Penyampaian materi
a.       Pengertian gigi palsu
b.      Macam-macam gigi palsu
c.       Efek samping penggunaan gigi palsu
d.   Cara memelihara gigi palsu

Gambar

7 menit


Mendengarkan, dan memperhatikan
3.
Penutup
a.   Evaluasi
b.   Kesimpulan
c.   Saran
-


4 menit
Mendengarkan dan menjawab pertanyaan


Total
10    menit


11. Evaluasi
·         Bentuk                         : Lisan
·         Prosedur                      : Langsung
·         Daftar pertanyaan       :
1.      Sebutkaan pengertian gigi palsu?
2.      Sebutkan macam-macam gigi palsu ?
3.      Sebutkan efek samping penggunaan gigi palsu ?
4.      Sebutkan cara memelihara gigi palsu ?
  • Jawaban
1)      Pengertian gigi palsu
Gigi palsu adalah sebuah bentuk yang menyerupai (tiruan) gigi asli untuk menggantikan gigi yang telah hilang.

2)      Macam-macam gigi palsu :
v  Gigi  Palsu Lepasan (GTS)
Dalam dunia kedokteran gigi sering diistilahkanGTS (Gigi Tiruan Sementara). Gigi palsu lepasan ini dapat digunakan untuk menggantikan sebagian atau keseluruhan gigi yang tanggal. Kelebihan yang dimiliki gigi tiruan ini yaitu pengerjaan, pemasangan, dan cara pembersihan yang cukup mudah. Dari segi harga tidak terhitung mahal karena terhitung murah untuk jenis protesa gigi yang ada saat ini. Selain itu pemakai gigi palsu jenis ini dapat dipasang dan dilepas sendiri

v  Gigi Palsu Permanen (GTC)
Pemakaian gigi palsu permanen biasanya digunakan untuk menggantikan beberapa atau sebagaian gigi  yang tanggal saja. Jenis gigi ini tidak dapat dibongkar pasang dengan sesuka hati karena sifatnya yang permanen jika telah menempel pada gusi. Sering diistilahkan sebagai gigi tiruan cekat (GTC) karena memiliki sifat yang permanent dan cekat setelah dipasangkan ke pasien oleh dokter gigi. Gigi tiruan cekat ini memiliki kelebihan yaitu lebih cenderrung lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan gigi tiruan lepasan. Dengan keunggulan yang dimiliki gigi tiruan jenis ini memang agak cukup mahal.


3)    Efek samping penggunaan gigi palsu
v  Menyebabkan iritasi
v  Bisa tertelan
v  Menyebabkan rasa nyeri dan sakit
v  Mudah terlepas
v  Mempengaruhi proses prngunyahan makanan

4)    Cara memelihara gigi palsu :
v  Saat Anda melepaskan gigi palsu, letakkan di atas handuk atau mangkuk berisi air. Ini untuk  menghindari supaya tidak jatuh dan putus.
v  Simpan gigi palsu dalam air hangat atau cairan pembersih gigi tiruan semalam. Jangan tempatkan dalam airpanas dan jangan biarkan mereka kering.
v  Bersihkan gigi palsu setiap hari. Membersihkan gigi palsu membantu mencegah gigi bernoda dan menjaga mulut Anda tetap sehat. Caranya: Bilas gigi palsu Anda untuk menghilangkan partikel makanan yang menyangkut. Sikat setiap permuakaan, gosok dengan lembut untuk menghindari kerusakan. Gunakan sikat gigi yang dirancang khusus untuk gigi palsu atau sikat gigi dengan bulu lembut.
v  Ganti gigi palsu setiap lima tahun karena Anda menggunakannya setiap hari.
v  Periksa gusi Anda setiap hari sebelum memasukkan gigi palsu ke dalam mulut. Jangan biarkan gusi Anda bengkak atau merah sebelum memakai gigi palsu. Jika kemerahan tidak hilang dalam beberapa hari, hubungi dokter Anda. Bercak putih di bagian dalam pipi juga bias menunjukkan gigi palsukurang pas.
v  Berikan mulut Anda minimal enam jam untuk beristirahat dari gigi palsu setiap harinya.
v  Jangan gunakan gigi palsu yang agak kebesaran. Rasakan saat Anda makan. Memang butuh waktu untuk membiasakan diri dengan gigi palsu, tapi jika masih mengalami kesulitan setelah beberapa minggu pertama lebih baik diskusikan dengan dokter Anda. Jangan mecoba untuk "memperbaiki" gigi palsu Anda sendiri.


13.  Kesimpulan
            Gigi palsu adalah sebuah bentuk yang menyerupai (tiruan) gigi asli untuk menggantikan gigi yang telah hilang. Meskipun hanya gigi palsu (protesa), tetap harus merawatnya dengan baik agar saat digunakan dalam mulut tidak menimbulkan gangguan masalah kesehatan seperti sariawan, infeksi maupun iritasi pada gusi.
14.  Saran
Diharapkan sasaran dapat mengerti dan memahami tentang gigi palsu serta menjaga kebersihan gigi dan mulut  sesuai dengan apa yang telah penyuluh berikan agar dapat terhindar dari bakteri yang bersarang di rongga mulut.










Read more ...

MANIFESTASI DIABETES MELITUS PADA RONGGA MULUT


MANIFESTASI DIABETES MELITUS PADA RONGGA MULUT


1.Xerostomia (Mulut Kering)

Diabetes yang tidak terkontrol menyebabkan penurunan aliran saliva (air liur), sehingga mulut terasa kering. Saliva memiliki efek self-cleansing, di mana alirannya dapat berfungsi sebagai pembilas sisa-sisa makanan dan kotoran dari dalam mulut. Jadi bila aliran saliva menurun maka akan menyebabkan timbulnya rasa tak nyaman, lebih rentan untuk terjadinya ulserasi (luka), lubang gigi, dan bisa menjadi ladang subur bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Berdasarkan literatur yang saya dapatkan bahwa pada penderita diabetes salah satu tandanya adalah Poliuria, dimana penderita banyak buang air kecil sehingga cairan di dalam tubuh berkurang yang dapat mengakibatkan jumlah saliva berkurang dan mulut terasa kering, sehingga disarankan pada penderita untuk mengkonsumsi buah yang asam sehingga dapatmerangsang kelenjar air liur untuk mengeluarkan air liur.
   2. Gingivitis dan Periodontitis
Periodontitis ialah radang pada jaringan pendukung gigi (gusi dan tulang). Selain merusak sel darah putih, komplikasi lain dari diabetes adalah menebalnya pembuluh darah sehingga memperlambat aliran nutrisi dan produk sisa dari tubuh. Lambatnya aliran darah ini menurunkan kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi, Sedangkan periodontitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Dan hal ini menjadi lebih berat dikarenakan infeksi bakteri pada penderita Diabetes lebih berat.
Ada banyak faktor yang menjadi pencetus atau yang memperberat periodontitis, diantaranya akumulasi plak, kalkulus (karang gigi), dan faktor sistemik atau kondisi tubuh secara umum.Rusaknya jaringan Periodontal membuat gusi tidak lagi melekat ke gigi, tulang menjadi rusak, dan lama kelamaan gigi menjadi goyang. Angka kasus penyakit periodontal di masyarakat cukup tinggi meski banyak yang tidak menyadarinya, dan penyakit ini merupakan penyebabutama hilangnya gigi pada orang dewasa.
Dari seluruh komplikasi Diabetes Melitus, Periodontitis merupakan komplikasi nomor enam terbesar di antara berbagai macam penyakit dan Diabetes Melitus adalah komplikasi nomor satu terbesar khusus di rongga mulut. Hampir sekitar 80% pasien Diabetes Melitus gusinya bermasalah. Tanda-tanda periodontitis antara lain pasien mengeluh gusinya mudah berdarah,warna gusi menjadi mengkilat, tekstur kulit jeruknya (stippling) hilang, kantong gusi menjadi dalam, dan ada kerusakan tulang di sekitar gigi, pasien mengeluh giginya goyah sehingga mudah lepas.
 Menurut teori yang saya dapatkan hal tersebut diakibatkan berkurangnya jumlah air liur,sehingga terjadi penumpukan sisa makanan yang melekat pada permukaan gigi dan mengakibatkan gusi menjadi infeksi dan mudah berdarah.
    3.Stomatitis Apthosa (Sariawan)
Meski sariawan biasa dialami oleh banyak orang, namun penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi parah jika dialami oleh penderita diabetes. Penderita Diabetes sangat rentan terkena infeksi jamur dalam mulut dan lidah yang kemudian menimbulkan penyakit sejenis sariawan.Sariawan ini disebabkan oleh jamur yang berkembang seiring naiknya tingkat gula dalam darah dan air liur penderita diabetes.
     4. Rasa mulut terbakar
Penderita diabetes biasanya mengeluh tentang terasa terbakar atau mati rasa pada mulutnya. Biasanya, penderita diabetes juga dapat mengalami mati rasa pada bagian wajah.
      5. Oral thrush
Penderita diabetes yang sering mengkonsumsi antibiotik untuk memerangi infeksi sangat rentan mengalami infeksi jamur pada mulut dan lidah. Apalagi penderita diabetes yang merokok,risiko terjadinya infeksi jamur jauh lebih besar.Oral thrush atau oral candida adalah infeksi di dalam mulut yang disebabkan oleh jamur,sejumlah kecil jamur candida ada di dalam mulut. Pada penderita Diabetes Melites kronisdimana tubuh rentan terhadap infeksi sehingga sering menggunakan antibiotik dapat mengganggu keseimbangan kuman di dalam mulut yang mengakibatkan jamur candida berkembang tidak terkontrol sehingga menyebabkant thrush. Dari hasil pengamatan saya selama berpraktik sebagai dokter gigi yang ditandai dengan adanya lapisan putih kekuningan pada lidah,tonsil maupun kerongkongan.
    6. Dental Caries (Karies Gigi)
Diabetes Mellitus bisa merupakan faktor predisposisi bagi kenaikan terjadinya dan jumlah dari karies. Keadaan tersebut diperkirakan karena pada diabetes aliran cairan darah mengandung banyak glukosa yang berperan sebagai substrat kariogenik. Karies gigi dapat terjadi karena interaksi dari 4 faktor yaitu gigi, substrat , kuman dan waktu. Pada penderita Diabetes Melitus telah diketahui bahwa jumlah air liur berkurang sehingga makanan melekat pada permukaan gigi, dan bila yang melekat adalah makanan dari golongan karbohidrat bercampur dengan kuman yang ada pada permukaan gigi dan tidak langsung dibersihkan dapat mengakibatkan keasaman didalam mulut menurun, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya lubang atau caries gigi.

Read more ...
Designed By